Panduan Gedung dan Ruangan

Pada saat mulai perkuliahan nanti, akan ada banyak ruang kelas dan ruang laboratorium praktikum yang akan kamu gunakan untuk berbagai mata kuliah dan jadwal yang berbeda. Kelas tersebut memiliki kode yang menandakan gedung yang berbeda juga. Pada umumnya, ruangan tersebut terbagi menjadi beberapa kode kelas berikut : GR, RM, RS, RA, RB, RC, dan RD.

GR : Gedung Rektorat

Ruangan yang memiliki kode “GR” adalah ruangan yang terdapat di Gedung Rektorat, gedung paling tinggi di lingkungan kampus yang memeiliki 7 lantai. di gedung ini kamu bisa menemukan :

  • Ruang rektorat
  • Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK)
  • Biro Administrasi Umum dan Keuangan (BAUK)
  • Ruang Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB)
  • Ruang Aula (lt3)

Umumnya, ruang kelas ada di lantai 5, 6, dan 7. Kode ruangan dijelaskan sebagai berikut :

Contoh : GR 601 -> Gedung Rektorat, Lantai 6 nomor 601.

RM : Ruang Mesjid

Ruangan yang memiliki kode “RM” adalah ruangan yang menyatu dengan gedung Mesjid yang berada di tengah area kampus Universitas Muhammadiyah Riau. Ruang kelas di gedung ini hanya ada di lantai 3 dan diakses melalui tangga mesjid. Kode ruangan dijelaskan sebagai berikut :

Contoh : RM 07 -> Ruangan Mesjid, nomor RM07.

RS : Rumah Sakit

Ruangan yang memiliki kode “RS” adalah ruangan yang terdapat di lantai 2 Klinik Pratama UMRI. Ruang kelas hanya ada di lantai 2 dengan beberapa Laboratorium ada di lantai 1. Kode ruangan dijelaskan sebagai berikut :

Contoh : RS 02 -> Ruangan Klinik, nomor RS02.

RA : Ruang Gedung A

Ruangan yang memiliki kode “RA” adalah ruangan yang terdapat di gedung A, gedung yang posisinya ada persis di gerbang masuk area universitas kita. Saat ini ruang kelas gedung A belum operasional.

RB : Ruang Gedung B

Ruangan yang memiliki kode “RB” adalah ruangan yang terdapat di gedung B, gedung yang berada di seberang mesjid di sebelah gedung RA. Kode ruangan dijelaskan sebagai berikut :

Contoh : RB 21 -> Ruangan Gedung B, nomor RB21.

RC : Ruang Gedung C

Ruangan yang memiliki kode “RC” adalah ruangan yang terdapat di gedung C, gedung yang berada di seberang mesjid universitas. Seluruh ruangan yang ada di Gedung C adalah laboratorium. Kode ruangan dijelaskan sebagai berikut :

Contoh : RC 09 -> Ruangan Gedung C, nomor RC09.

RD : Ruang Gedung D

Ruangan yang memiliki kode “RD” adalah ruangan yang terdapat di gedung D. Posisi gedung ini berada persis dibelakang gedung Rektorat. Di gedung inilah lokasi Ruang Dekanat, Ruang Tata Usaha dan Ruang Dosen FEB yang berada di lantai 1. Kode ruangan dijelaskan sebagai berikut :

Contoh : RD 08 -> Ruangan Gedung D, nomor RD08.

Jadilah Bagian dari Hall Of Fame FEB UMRI!

    Data Diri

  • Pencapaian

 

Verifikasi

Instruksi

1. Membayar uang pembuatan KTM ke Tata Usaha sebesar Rp. 60.000
2. Mengisi formulir pengajuan di halaman ini


Syarat Foto

1. Foto berbentuk file asli (bukan foto menggunakan HP)

2. Ukuran foto 3x4

3. Berfoto dengan posisi serong

4. Foto wajib menggunakan Jas Almamater
5. Latar Belakang Merah
6. FILE diberi nama dengan format berikut : Nama_NIM

Pengajuan Pembuatan KTM Baru

 

Verifikasi

Tata Cara Pengajuan Surat

1. Pastikan sudah membaca syarat surat terlebih dahulu
2. Pilih dan download format surat yang dibutuhkan,
3. Edit isi surat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mahasiswa masing-masing,
4. Cetak surat,
5. Minta tandatangan pejabat yang tertera di surat (Ka.Prodi/Dosen PA/dll),
6. Serahkan ke Pihak yang tertera di syarat surat

 

Silahkan download format surat dibawah sesuai kebutuhan

> Permohonan Data Fakultas Untuk Penelitian (Serahkan ke Tata Usaha)

> Permohonan Data Pra Proposal Penelitian (Serahkan ke Tata Usaha)

> Permohonan Data Tugas Mata Kuliah (Serahkan ke Tata Usaha)


> Permohonan Input Mata Kuliah / KRS (Serahkan ke Tata Usaha)


> Permohonan Kembali Kuliah Setelah Cuti (Serahkan ke DAAK)


> Permohonan Pindah Regular (Serahkan ke Tata Usaha)

> Permohonan Pindah Program Studi (Serahkan ke Tata Usaha)

> Permohonan Pindah Universitas (Serahkan ke Tata Usaha)


> Permohonan Pengunduran Diri (Serahkan ke Tata Usaha)