Pekanbaru — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola pendidikan Muhammadiyah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Workshop Tata Kelola Sekolah Muhammadiyah yang dilaksanakan pada 22–24 Desember 2025, bekerja sama dengan Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen–PNF) Muhammadiyah Kota Pekanbaru serta didukung oleh LPPK.
Workshop ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) FEB UMRI dan diikuti oleh sekitar 70 peserta yang berasal dari unsur pimpinan dan pengelola sekolah Muhammadiyah se-Kota Pekanbaru, meliputi kepala sekolah, kepala tata usaha, serta bendahara sekolah. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan kapasitas manajerial sekolah, khususnya dalam aspek tata kelola keuangan, pemanfaatan teknologi digital, serta komunikasi organisasi.
Sejumlah pimpinan dan tokoh Muhammadiyah turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Ketua PDM Kota Pekanbaru Dr. Efriandi, M.Si, Dekan FEB UMRI Mizan Asnawi, S.E., M.Ecdev, Wakil Dekan FEB UMRI Linda Hetri Suriyanti, S.E., M.Ak., Ph.D., Ak., CA., CRMP, serta Ketua Majelis Dikdasmen–PNF Muhammadiyah Kota Pekanbaru Dr. Irwandra, M.A.
Ketua Panitia, Diki Arisandi, M.Kom, menjelaskan bahwa workshop ini dirancang sebagai forum pembelajaran terpadu bagi pengelola sekolah Muhammadiyah agar mampu menerapkan tata kelola yang akuntabel dan profesional. Ia menegaskan bahwa tantangan pengelolaan sekolah saat ini menuntut kemampuan adaptasi terhadap digitalisasi, inovasi pembiayaan, serta penguatan sistem komunikasi internal.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Dr. Efriandi, M.Si, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada FEB UMRI atas kontribusinya dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia sekolah Muhammadiyah. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan pengelola sekolah merupakan langkah strategis untuk mewujudkan pengelolaan sekolah yang berkelanjutan.
Materi workshop disampaikan secara komprehensif oleh para narasumber yang berasal dari akademisi dan praktisi, baik dari dosen Universitas Muhammadiyah Riau, LPPK, maupun Dikdasmen–PNF Muhammadiyah. Dr. Irwandra, M.A. memaparkan prinsip dasar tata kelola sekolah Muhammadiyah yang berlandaskan nilai akuntabilitas dan transparansi. Selanjutnya, Linda Hetri Suriyanti, S.E., M.Ak., Ph.D., Ak., CA., CRMP menyampaikan materi tentang tata kelola keuangan sekolah yang menekankan pentingnya sistem pencatatan dan pelaporan keuangan yang sesuai standar.
Pada sesi berikutnya, Yuslim, S.E., M.M. membahas potensi wakaf produktif sebagai alternatif sumber pendanaan sekolah Muhammadiyah. Materi kemudian dilanjutkan oleh Diki Arisandi, M.Kom yang mengulas strategi digital branding sekolah berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk meningkatkan daya saing dan kepercayaan publik.
Sebagai penutup, Dr. Efriandi, M.Si menyampaikan materi tentang pentingnya komunikasi organisasi dalam mendukung efektivitas kerja dan sinergi antarunsur sekolah.
Melalui kegiatan ini, FEB UMRI berharap para pengelola sekolah Muhammadiyah dapat mengimplementasikan tata kelola yang lebih profesional, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan, sehingga mampu meningkatkan mutu layanan pendidikan di Kota Pekanbaru.
(DA)






