Pekanbaru, 3 Juni 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau (FEB UMRI) mengadakan kegiatan bertajuk “Sosialisasi Bank Sampah FEB UMRI” pada Selasa, 3 Juni 2025 / 7 Dzulhijjah 1446 H, bertempat di Ruang Sidang FEB UMRI, Gedung AR. Sutan Mansyur. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.30 WIB dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang memiliki komitmen terhadap isu lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Acara ini dibuka oleh Dekan FEB UMRI, Mizan Asnawi, SE., M.Ec.Dev., dan menghadirkan pembicara-pembicara:
- Norra Insasia Rahayu, SE., MSA., Ak., CA. (Direktur Bank Sampah FEB UMRI)
- Dr. Irwandra, MA. (Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Pekanbaru)
- Prama Widayat, SE., MM., AAAIK (Ketua PERBANUSA DPD I Riau dan Direktur Bank Sampah Pandau Jaya)
- Zulkarna’i, S.Sy. (Direktur Bank Sampah Inspirasi Madani dan Sekretaris ASOBSI Riau)
Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan PERBANUSA (Perkumpulan Bank Sampah Nusantara) dan Bank Sampah Inspirasi Madani, sebagai mitra dalam pengembangan sistem pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Dr. Irwandra selaku Ketua Majelis Dikdasmen dan Reki Hervandi selaku perwakilan Rektor UMRI mendukung penuh program Bank Sampah yang digagas oleh FEB dengan melibatkankan AUM (Amal Usaha Muhammadiyah) terutama sekolah-sekolah sebagai lembaga pendidikan Muhammadiyah di Kota Pekanbaru.
Sosialisasi ini turut diikuti oleh seluruh Kepala Sekolah SD, MI, SMP, MTS, SMK, dan MA Muhammadiyah se-Kota Pekanbaru. Kehadiran mereka memberikan semangat tersendiri dalam acara ini, dan secara umum mereka menyambut positif program Bank Sampah FEB UMRI. Kepala Sekolah menyatakan kesiapannya untuk menjalin kerja sama dan menerapkan konsep bank sampah di lingkungan sekolah masing-masing sebagai bentuk pendidikan karakter dan cinta lingkungan bagi para siswa.
Dalam sambutannya, Mizan Asnawi menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah awal dari implementasi program Bank Sampah di lingkungan kampus, yang bertujuan tidak hanya untuk mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sosial dan kepedulian terhadap isu-isu keberlanjutan. Norra Isnasia Rahayu selaku Direktur Bank Sampah FEB UMRI menyampaikan bahwa bank sampah ini akan menjadi wadah edukasi dan aksi nyata bagi mahasiswa dalam menerapkan prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R).
Sementara itu, Prama Widayat dan Zulkarna’in menjelaskan terkait sosialisasi operasional dan menekankan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan, masyarakat, dan pemerintah dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang terintegrasi dan bernilai ekonomi. Acara berlangsung interaktif dengan diskusi dan tanya jawab, serta diakhiri dengan komitmen bersama untuk mendukung program Bank Sampah FEB UMRI sebagai bagian dari gerakan nasional solusi sampah nusantara.









