Pekanbaru – Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) akan menyelenggarakan agenda nasional bertajuk “Indonesia Berdialog” di Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Tahun ini, Tema yang diangkat adalah “ Menakar Peran APBN dalam Mewujudkan Ekonomi Nasional yang Berkeadilan dan Berkelanjutan dari Perspektif Daerah.”
Forum nasional ini akan mempertemukan mahasiswa ekonomi dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia bersama akademisi, pemerintah, serta praktisi ekonomi untuk membahas sejauh mana APBN berperan dalam menjawab tantangan pembangunan daerah dan mendorong pemerataan ekonomi nasional.
Ketua BEM FEB UMRI, Nur Hidayat, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan dan pandangan kritis terhadap kebijakan fiskal negara. “Kami ingin menghadirkan perspektif daerah dalam diskusi APBN, agar kebijakan yang lahir tidak hanya berpihak pada pusat, tetapi juga memperhatikan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi masyarakat di daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMRI,Mizan Asnawi ,SE.,M.Ec.Dev, menyampaikan bahwa forum ini sejalan dengan komitmen akademisi dalam memberikan sumbangan pemikiran bagi pembangunan nasional. “Diskusi ini akan membuka ruang analisis akademik yang objektif mengenai peran APBN dalam mengurangi kesenjangan, meningkatkan daya saing daerah, dan memastikan keberlanjutan pembangunan ekonomi,” jelasnya.
Rektor Universitas Muhammadiyah Riau, Dr. H. Saidul Amin, MA, memberikan apresiasi atas kepercayaan ISMEI menjadikan UMRI sebagai tuan rumah. “Kami merasa terhormat menjadi bagian dari agenda nasional ini. UMRI berkomitmen terus mendukung ruang-ruang dialog akademik yang konstruktif, demi melahirkan generasi muda yang visioner dan mampu memberikan solusi nyata bagi bangsa,” ungkapnya.
Dengan kehadiran berbagai elemen, Indonesia Berdialog ISMEI di UMRI diharapkan menjadi wadah strategis untuk merumuskan rekomendasi kebijakan serta memperkuat kontribusi mahasiswa dalam mewujudkan ekonomi Indonesia yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan.







