Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) kembali menunjukkan komitmen dan peran aktifnya dalam pengembangan kewirausahaan mahasiswa melalui keikutsertaan pada ajang Studentpreneur Bootcamp 2025 yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI). Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis Muhammadiyah dalam mencetak wirausaha muda yang adaptif, inovatif, serta mampu memberikan solusi nyata terhadap tantangan dunia usaha dan ketenagakerjaan.
Dalam program ini, mahasiswa FEB UMRI mengangkat dua produk inovatif berbasis potensi lokal, yakni Harutea dan Molkies. Harutea merupakan teh herbal yang diformulasikan dari daun gaharu, dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan dan diposisikan sebagai minuman fungsional untuk konsumen yang peduli pada gaya hidup sehat. Sementara itu, Molkies adalah produk camilan sehat berupa cookies berbahan dasar daun kelor, yang dikembangkan sebagai alternatif pangan ringan yang bernutrisi tinggi dan ramah lingkungan.
Keikutsertaan mahasiswa UMRI dalam kegiatan ini menjadi bentuk konkret dari penguatan kapasitas kewirausahaan generasi muda, terutama dalam mengintegrasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan. Melalui bootcamp ini, mahasiswa didorong untuk menyusun dan mempresentasikan model bisnis, melakukan validasi pasar, menyusun strategi branding, serta membangun jejaring usaha secara nasional. Program ini juga memberikan pendampingan intensif dari para mentor bisnis, pelaku industri, dan praktisi startup yang telah berpengalaman di bidang kewirausahaan berbasis teknologi.
Partisipasi mahasiswa FEB UMRI dalam Studentpreneur Bootcamp MCEBI 2025 menjadi cerminan komitmen fakultas dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan, kemandirian, dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMRI terus mendorong mahasiswa untuk terlibat aktif dalam berbagai program pengembangan diri, inkubasi bisnis, dan kolaborasi kewirausahaan sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kampus yang progresif, berdaya saing, dan berbasis nilai-nilai Islami.








