Dalam upaya menumbuhkan semangat keislaman sekaligus mempererat kebersamaan di kalangan civitas akademika, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau (FEB UMRI) menyelenggarakan kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) pada 10–11 Januari 2026, bertepatan dengan 21–22 Rajab 1447 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al-Fida dan diikuti oleh mahasiswa FEB UMRI sebagai bagian dari pembinaan iman dan karakter berbasis Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Kegiatan ini mengusung tema “Masjid Makmur Memakmurkan”, yang menegaskan peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan iman, akhlak, dan ukhuwah. Hal ini sejalan dengan firman Allah Swt. dalam Al-Qur’an:
“Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan tidak takut kecuali kepada Allah.”
(QS. At-Taubah: 18)
Acara dibuka secara resmi oleh Muhammad Himsar Siregar, yang merupakan salah satu dosen pengampu mata kuliah Kemuhammadiyahan di FEB UMRI. Dalam pembukaannya, beliau menyampaikan bahwa MABIT merupakan ruang pembinaan ruhiyah yang penting bagi mahasiswa, khususnya dalam memperkuat nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di tengah dinamika kehidupan kampus dan sosial.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMRI, Mizan Asnawi, S.E., M.Ec.Dev, yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Muhammadiyah, serta Wakil Dekan FEB UMRI, Linda Hetri Suriyanti, S.E., M.Ak., Ph.D., Ak., CA., CRMP. Dalam sambutannya, Dekan FEB UMRI menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat aktivitas keislaman yang hidup dan mampu memberikan dampak nyata bagi pembentukan karakter mahasiswa. Dukungan pimpinan fakultas ini mencerminkan komitmen FEB UMRI dalam menyeimbangkan pengembangan intelektual dan pembinaan keimanan mahasiswa.
Rangkaian kegiatan MABIT diisi dengan tausiyah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang disampaikan oleh Ustadz Amrin Sofyan. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak mahasiswa untuk menjadikan masjid sebagai tempat membina diri dan memperkuat nilai keislaman, tidak hanya sebagai tempat melaksanakan shalat, serta menumbuhkan kepedulian dan kebersamaan antar sesama.
Pelaksanaan shalat berjamaah selama kegiatan MABIT dipimpin oleh Ustadz Mulia Siregar sebagai imam. Suasana yang tenang dan kebersamaan dalam ibadah memberikan pengalaman spiritual yang sederhana namun bermakna bagi para peserta. Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah saw. bahwa setiap langkah menuju masjid bernilai pahala dan menjadi jalan kebaikan bagi seorang muslim.
Secara keseluruhan, kegiatan MABIT FEB UMRI menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan mahasiswa dalam bingkai iman dan nilai-nilai Muhammadiyah. Melalui kegiatan ini, masjid diharapkan tidak hanya ramai oleh jamaah, tetapi juga berperan aktif dalam membentuk mahasiswa yang beriman, berilmu, dan berakhlak baik.






