Sebuah pencapaian membanggakan diraih oleh pimpinan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Mizan Asnawi, M.EcDev, selaku Dekan FEB UMRI, mendapat kepercayaan langsung dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap untuk ditunjuk sebagai Tenaga Pendamping Pemberdayaan Masyarakat (TPPM) di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Surat tugas resmi diterbitkan langsung oleh Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap KKP sebagai bentuk pengakuan atas kapasitas kepemimpinan dan kompetensi yang dimiliki oleh Mizan Asnawi, M.EcDev. Kegiatan pendampingan ini berlangsung selama kurang lebih dua bulan, terhitung dari 7 November hingga 31 Desember 2025, bertempat di Kampung Nelayan Merah Putih, Desa Sembulang, Kecamatan Galang, Kota Batam — salah satu kawasan strategis pesisir yang menjadi bagian dari program unggulan nasional di sektor kelautan dan perikanan.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah mendampingi dan memperkuat kapasitas kelembagaan, pengembangan usaha, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam lingkup Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Melalui pendampingan yang dilakukan secara langsung di tengah-tengah komunitas nelayan Desa Sembulang, diharapkan koperasi yang mengelola Kampung Nelayan Merah Putih dapat berkembang secara mandiri, profesional, dan mampu mengoptimalkan potensi sumber daya kelautan secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat nelayan.
Keterlibatan Mizan Asnawi, M.EcDev dalam program nasional strategis ini merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Kepercayaan yang diberikan langsung oleh kementerian kepada Dekan FEB UMRI ini sekaligus menjadi kebanggaan institusi dan bukti bahwa UMRI diakui sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sektor ekonomi berbasis masyarakat nelayan di wilayah kepulauan.
FEB UMRI terus berkomitmen untuk menghadirkan pemimpin yang tidak hanya unggul dalam pengelolaan akademik, tetapi juga aktif turun langsung ke lapangan, memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat — menjembatani dunia kampus dengan denyut nadi pembangunan bangsa di garis terdepan.






