Akuntabilitas Pendidikan Tinggi Melalui Sustainability Report Di Indonesia

Oleh NORRA ISNASIA RAHAYU

Praktik pelaporan eksternal yang ada di Perguruan Tinggi saat ini terbatas pada laporan keuangan dan laporan akademik, dimana belum mengakomodasi pelaporan aspek lingkungan. Model pelaporan yang dianggap memadai dalam konteks pembangunan berkelanjutan adalah sustainability reporting yang mengandung dimensi lengkap mencakup pelaporan aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. Pendidikan dianggap berperan penting dalam mendukung sustainability development (pembangunan berkelanjutan). Universitas diharapkan menjadi agen perubahan melalui terwujudnya sustainability university (SU).

Akuntabilitas merupakan kewajiban pihak pemegang amanah untuk memberikan pertanggungjawaban, menyajikan, melaporkan, dan mengungkapkan segala aktivitas yang menjadi tanggungjawabnya kepada pihak pemberi amanah yang memiliki hak dan kewenangan untuk meminta pertanggungjawaban tersebut. Salah satu mekanisme akuntabilitas bagi pendidikan tinggi adalah melalui publikasi laporan tahunan, sehingga diharapkan seluruh masyarakat dapat menilai tujuan dan kinerja perguruan tinggi baik dari aspek finansial maupun non finansial. Dimana laporan harus mudah diakses oleh siapapun yang memerlukan informasi dan terdistribusi diantara kelompok stakeholder.

Layanan jasa pendidikan merupakan salah satu pelayanan dasar terpenting yang diadakan oleh pemerintah Indonesia. Salah satu permasalahan mikro dibidang pendidikan yaitu bagaimana memposisiskan pendidikan sebagai suatu jasa layanan publik, sehingga mendapatkan dukungan dari masyarakat.  Hal ini terkait dengan masalah transparansi dan akuntabilitas publik yang menjadi tuntutan masyarakat.

Kampus, sebagai institusi nonprofit sebenarnya juga mempunyai tanggung jawab sosialnya. Termasuk kita para penghuninya. Mengacu pada peraturan international standardization organization (ISO), setiap organisasi memiliki tanggung jawab sosialnya, baik yang profit seperti perusahaan, maupun lembaga nonprofit seperti yayasan dan universitas. Tanggung jawab sosial ialah tanggung jawab atas dampak dari keputusan yang kita ambil dan aktivitas yang kita lakukan, terhadap lingkungan hidup. ISO yang berlaku di universitas ialah ISO 26000, yaitu yang tidak memerlukan standardisasi badan audit.

Sustainability reporting menurut World Business Council for Sustainable Development didefinisikan sebagai laporan publik dimana perusahaan memberikan gambaran posisi dan aktivitas perusahaan pada aspek ekonomi, sosial dan lingkungan kepada stakeholder internal dan eksternalnya.

Isu Sustainability reporting bagi sektor privat cepat di respon oleh pemerintah melalui penerbitan UU. No 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, meskipun dalam praktek masih banyak pertentangan karena adanya keberatan dari berbagai kalangan khususnya pelaku bisnis, karena mereka menganggap aktivitas terkait dengan pembangunan berkelanjutan akan menjadi biaya tersendiri bagi perusahaan. UU ini mengatur bahwa usaha yang bergerak dalam pengelolaan sumberdaya alam wajib menganggarkan dan melaporkan tanggungjawab sosial dan lingkungan.

Demikian juga, UU No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman modal menyebutkan bahwa penanaman modal didasarkan pada asas keberlanjutan dan asas berwawasan lingkungan. Hal ini menunjukkan adanya kepedulian pemerintah terhadap pembangunan keberlanjutan yang direalisasikan melalui regulasi. Sebaliknya yang terjadi pada bidang pendidikan (khususnya pendidikan tinggi) di Indonesia. Isu tentang sustainability reporting masih sangat terbatas, meskipun istilah sustainabilitas sudah sering kita dengar dalam konteks pembangunan berkelanjutan termasuk di dunia pendidikan.

Ada 3 pendidikan tinggi di Indonesia yang sudah mempublikasikan sustainability report, yaitu :

  1. Universitas Diponegoro (UNDIP Sustainability Report), yang telah dipublikasikan sejak tahun 2016,2017, 2018, 2019 dan 2020 secara konsisten.
  2. Universitas Indonesia (UI Sustainability Report), yang telah dipublikasi sejak tahun 2018.
  3. Institut Pertanian Bogor (Sustainability Report IPB University), yang telah dipublikasikan sejak tahun 2018.

 

DAFTAR PUSTAKA :

http://green.ui.ac.id

http://sustainability.undip.ac.id

https://sustainability.ipb.ac.id

Jadilah Bagian dari Hall Of Fame FEB UMRI!

    Data Diri

  • Pencapaian

 

Verifikasi

Instruksi

1. Membayar uang pembuatan KTM ke Tata Usaha sebesar Rp. 60.000
2. Mengisi formulir pengajuan di halaman ini


Syarat Foto

1. Foto berbentuk file asli (bukan foto menggunakan HP)

2. Ukuran foto 3x4

3. Berfoto dengan posisi serong

4. Foto wajib menggunakan Jas Almamater
5. Latar Belakang Merah
6. FILE diberi nama dengan format berikut : Nama_NIM

Pengajuan Pembuatan KTM Baru

 

Verifikasi

Tata Cara Pengajuan Surat

1. Pastikan sudah membaca syarat surat terlebih dahulu
2. Pilih dan download format surat yang dibutuhkan,
3. Edit isi surat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mahasiswa masing-masing,
4. Cetak surat,
5. Minta tandatangan pejabat yang tertera di surat (Ka.Prodi/Dosen PA/dll),
6. Serahkan ke Pihak yang tertera di syarat surat

 

Silahkan download format surat dibawah sesuai kebutuhan

> Permohonan Data Fakultas Untuk Penelitian (Serahkan ke Tata Usaha)

> Permohonan Data Pra Proposal Penelitian (Serahkan ke Tata Usaha)

> Permohonan Data Tugas Mata Kuliah (Serahkan ke Tata Usaha)


> Permohonan Input Mata Kuliah / KRS (Serahkan ke Tata Usaha)


> Permohonan Kembali Kuliah Setelah Cuti (Serahkan ke DAAK)


> Permohonan Pindah Regular (Serahkan ke Tata Usaha)

> Permohonan Pindah Program Studi (Serahkan ke Tata Usaha)

> Permohonan Pindah Universitas (Serahkan ke Tata Usaha)


> Permohonan Pengunduran Diri (Serahkan ke Tata Usaha)