Memulai Bisnis Sejak Usia Muda

Oleh : RAHAYU SETIANINGSIH

Permasalahan krisis yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia saat ini adalah kemiskinan dan pengangguran. Pemerintah hingga kini belum mampu menyelesaikan permasalahan tersebut. Penulis tidak akan berbicara dari tinjauan aspek teori sosial ekonomi karena itu sudah banyak dibahas dan dianalisa para ahli ekonomi. Penulis mencoba menelaah kemiskinan dari sisi yang lebih dasar, yaitu fitrah manusia itu sendiri. Kemiskinan jelas diciptakan oleh manusia, penyebabnya bisa karena kemalasan, pola pikir yang dibentuk sendiri, dan perasaan tidak cukup atas semua yang sudah diperoleh. Sebagai gambaran kasus yang diawali dari pola pikir mahasiswa pada saat kuliah. Kebanyakan para mahasiswa setelah lulus kuliah hanya untuk mencari kerja sebagai seorang pegawai ataupun karyawan swasta, bukan menciptakan lapangan pekerjaan. Cita-cita seperti ini sudah berlangsung lama terutama di Indonesia dengan berbagai sebab. Jadi, tidak mengherankan jika setiap tahun jumlah orang yang menganggur terus bertambah sebagai pemicu semakin tinggi tingkat kemiskinan yang ada.

Pola pikir yang diwujudkan dalam cita-cita untuk menjadi seorang pegawai sebenarnya karena ingin berada pada zona nyaman dengan gaji yang sudah ditetapkan perbulannya. Dengan lapangan pekerjaan yang semakin sempit, idealnya Anda dan kita semua tidak bisa selalu menggantungkan diri kita kepada pemerintah. Pertanyaan yang harus dijawab kalau melihat kondisi seperti ini, bagaimanakah cara mengatasinya agar kemiskinan bisa berubah menjadi kesuksesan?

Penulis mengajak kita semua generasi muda era milenial untuk dapat memulai bisnis agar menjadi sukses diusia muda. Sukses adalah impian semua orang, dimana setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan. Secara naluriah, manusia tanggap dalam menggerakkan dirinya guna memenuhi kebutuhannya agar ia mendapatkan apa yang ia butuhkan dan ia inginkan. Oleh karena itu mari kita tetap bergerak maju dan berusaha, tuhan telah memberi rezeki pada seluruh umat manusia. Kita sebagai umat beragama harus berupaya dan bekerja keras di sertai dengan doa untuk meraih keberhasilan yang berupa kenikmatan.

Dalam hal ini salah satu kunci untuk meraih pribadi yang sukses adalah perjuangan dari awal memulai bisnis menuju perkembangan dan pertumbuhan. Untuk meraih sukses di perlukan beberapa tahapan sebagai berikut. Pertama diawali dengan cita-cita, sekecil apapun bisnis yang di kelola harus di awali dengan cita-cita sebagai perwujudan untuk meraih sebuah tujuan. Kedua proses, bisnis yang sukses harus dilakukan melalui penerapan proses manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Jika proses tersebut dilakukan secara baik maka akan menghasilkan output yang baik. Ketiga pengalaman, bisnis yang sukses adalah bisnis yang di mulai bukan yang di angan-angankan, bisnis harus faktual bukan abstrak karena itu dengan memulai bisnis merupakan bagian dari pada terbentuk nya pengalaman. Keempat, membangun jaringan bisnis, dengan menciptakan networking akan tercipta jaringan bisnis yang sangat menguntungkan bagi perkembangan usaha. Kelima tidak mengenal putus asa,  semua bisnis akan mengalami pasang surut sehingga pebisnis yang sukses harus berani mengambil resiko baik resiko gagal maupun resiko sukses.

Banyak sekali pengusaha sukses yang bekerja memulai bisnis di usia muda dan akhirnya menjadi orang besar, sukses dan bahagia, sehingga jika seseorang mengharapkan kesuksesan, ia tidak bisa hanya berada dalam zona nyaman. Anda perlu tahu, bahwa orang sukses mendapatkan kenyamanan dengan penuh pengorbanan dan menghadapi berbagai macam ketidakpastian. Para pebisnis berani mengambil langkah besar dalam hidupnya, dan mereka berani mengorbankan apa yang dimiliki demi mendapatkan sesuatu yang lebih besar.

Bisnis usia muda

Sebagai generasi muda milenial sudahkah kita berpikir untuk memiliki bisnis di usia muda? Sebenarnya usia muda merupakan awal yang baik untuk memulai bisnis dan meraih kesuksesan di masa yang akan datang. Generasi muda harus memiliki semangat juang yang tinggi, dengan dasar pertimbangan sebagai berikut : Pertama, di usia muda, kita belum terlalu banyak dihadapkan dengan kesibukan rutin selain sekolah/kuliah, sehingga saat memulai dan mengerjakan bisnis akan lebih mudah dan focus. Kedua, anak muda saat ini memiliki pola pikir yang lebih dinamis, sehingga mereka mudah berfikir out of the box, ide-ide yang terciptapun mungkin tidak pernah terfikir kan sebelumnya, tetapi bisa di manfaatkan untuk banyak orang. Ketiga, peluang bisnsis terbuka secara luas, itulah sebabnya, banyak start-up di Indonesia saat ini yang sudah berhasil sukses dan kaya di usia muda dan yang terpenting dari semuanya adalah sikap rendah hati dan mau belajar. Dengan ini, kita akan siap menggapai kesuksesan yang diharapkan. Keempat, kemauan bekerja keras, dan mau terus belajar dan tidak bosan mencari tahu berbagai hal sebagai modal utama untuk meraih keberhasilan. Banyak cerita membuktikan, bahwa mereka yang sukses tidak hanya berasal dari golongan super pintar. Yang lebih penting yaitu tidak takut melakukan kesalahan dan tidak takut gagal.

Bisnis dan Kepemimpinan

Dalam berbisnis, status kita adalah pengusaha atau pemilik perusahaan. Kita dituntut untuk memiliki jiwa dan keterampilan kepemimpinan sehingga kita dapat mengelola bisnis dengan cerdas, memperlakukan orang lain dengan bijaksana, dan mempengaruhi orang lain secara positif. Disamping itu seorang pemimpin harus mengumpulkan sumber daya yang di perlukan unuk mendukung bisnis yang sukses.

Tips melatih jiwa kepemimpinan bagi anak muda milenial yaitu mampu membentuk team, memiliki jaringan yang luas, memahami dan mendalami penerapan teknologi yang up to date, memiliki kemampuan komunikasi, negosiasi, loby yang menghasilkan transaksi. Dan yang tidak kalah penting adalah selalu menjaga mutu produk dan pelayanan. Semua ini  merupakan visi yang sangat menarik. Sebagai generasi milenial sudah seharusnya kita melatih diri kita untuk memiliki daya saing dalam era kompetisi yang sangat ketat. Karena itu kita semua dituntut untuk bekerja keras,  pantang menyerah, selalu bersyukur, memiliki keyakinan sukses, selalu berpikir positif dan mau meningkatkan diri untuk terus belajar. Oleh karena itu, mulai sekarang programlah pikiran kita untuk tetap berpegang teguh dengan pendirian dan prinsip yang profesional.  Berkatalah “saya bisa” dan yakinlah bahwa kita memang bisa dengan optimis sehingga akan mampu mewujudkan impian serta mampu mengembangkannya.

Untuk itu jadilah yang terbaik dan unggul melalui manajemen perubahan. Anda harus berubah, dimulai dari mengubah diri sendiri demi menjamin masa depan yang kita cita-citakan. Kesuksesan itu tidak datang seketika dan tiba-tiba,  tetapi harus dimulai dari perjuangan, bahkan kegagalan dan kepahitan sering harus dilalui berkali-kali untuk menuju kesuksesan. Fokuslah dan mulailah bisnis anda dengan spirit daya juang yang tinggi , maka Insya Allah kesuksesan itu berada tepat di depan anda. Semoga… Salam Sukses.

Jadilah Bagian dari Hall Of Fame FEB UMRI!

    Data Diri

  • Pencapaian

 

Verifikasi

Instruksi

1. Membayar uang pembuatan KTM ke Tata Usaha sebesar Rp. 60.000
2. Mengisi formulir pengajuan di halaman ini


Syarat Foto

1. Foto berbentuk file asli (bukan foto menggunakan HP)

2. Ukuran foto 3x4

3. Berfoto dengan posisi serong

4. Foto wajib menggunakan Jas Almamater
5. Latar Belakang Merah
6. FILE diberi nama dengan format berikut : Nama_NIM

Pengajuan Pembuatan KTM Baru

 

Verifikasi

Tata Cara Pengajuan Surat

1. Pastikan sudah membaca syarat surat terlebih dahulu
2. Pilih dan download format surat yang dibutuhkan,
3. Edit isi surat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mahasiswa masing-masing,
4. Cetak surat,
5. Minta tandatangan pejabat yang tertera di surat (Ka.Prodi/Dosen PA/dll),
6. Serahkan ke Pihak yang tertera di syarat surat

 

Silahkan download format surat dibawah sesuai kebutuhan

> Permohonan Data Fakultas Untuk Penelitian (Serahkan ke Tata Usaha)

> Permohonan Data Pra Proposal Penelitian (Serahkan ke Tata Usaha)

> Permohonan Data Tugas Mata Kuliah (Serahkan ke Tata Usaha)


> Permohonan Input Mata Kuliah / KRS (Serahkan ke Tata Usaha)


> Permohonan Kembali Kuliah Setelah Cuti (Serahkan ke DAAK)


> Permohonan Pindah Regular (Serahkan ke Tata Usaha)

> Permohonan Pindah Program Studi (Serahkan ke Tata Usaha)

> Permohonan Pindah Universitas (Serahkan ke Tata Usaha)


> Permohonan Pengunduran Diri (Serahkan ke Tata Usaha)