Kajian FEB : Meluruskan Semangat Berzakat

Pekanbaru – Kajian dan Wirid Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMRI yang diselenggarakan di Ruang GR 606-607 gedung Rektorat UMRI pada hari Senin (25/01/21) siang ini dihadiri oleh hampir seluruh dosen dan karyawan yang ada di FEB. Kegiatan rutin ini diisi oleh Dr. Yurnal Edward, S.E., M.Si., Ak., CA yang pernah menjabat ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau dengan zakat sebagai tema utamanya. Kegiatan juga dihadiri Dekan FEB, Zul Azmi, S.E., M.Si., Ak., CA sekaligus membuka acara.

Tausyiah yang disampaikan oleh Dr. Yurnal benar-benar menjelaskan secara rinci mengenai kondisi ‘amil zakat di Indonesia khususnya Kota Pekanbaru saat ini. Sejalan dengan semangat Baznas untuk merubah mustahiq menjadi muzaqqi, Yurnal turut mengedukasi seluruh peserta mengenai prosedur zakat yang benar dan sesuai dengan agama Islam.

Urgensi yang ada terletak justru pada pengelolaan zakat menurut Yurnal, “Pengelolaan zakat saat ini sudah jauh dari yang disunnahkan Rasul”. Ada banyak mesjid dan ‘amil zakat yang bahkan tidak mau bekerjasama dengan Baznas dalam hal pengelolaan dana zakat yang ada ujarnya. Tidak hanya itu, kebanyakan umat Islam di Indonesia saat ini menganggap zakat adalah suatu hal yang marginal, “padahal dalam ayat Al Qur’an shalat dan zakat sering kali disandingkan” ujarnya, namun begitu sedikit yang benar-benar memperhatikan perihal zakat. Lebih jauh, Yurnal menilai bahwa lembaga zakat yang ada saat ini sudah tertinggal lebih kurang 60 tahun dibandingkan lembaga keuangan konvensional dari sisi SDM, manajemen, maupun teknologi nya. Untuk itu Yurnal berharap Baznas dan masyarakat pada umumnya bisa membangkitkan semangat “bangga menjadi ‘Amil, bangga mengelola zakat”. Tausyiah diakhiri dengan sesi tanyajawab yang disambut antusias oleh peserta yang ingin lebih jauh memahami mengenai polemik zakat, terlebih lagi zakat juga menjadi bagian dari kehidupan masing-masing civitas akademika FEB.

Lepas Sambut Tata Usaha

Di sesi penutupan kajian, Dekan FEB UMRI Zul Azmi, S.E., M.Si., Ak., CA menyempatkan menggelar lepas sambut secara sederhana staff tata usaha FEB yang dipindahtugaskan ke unit lain di Universitas Muhammadiyah Riau. Dua orang staff tata usaha FEB yaitu Syaiful Novra, S.Kom (Ka.Subbag) dan Aisyah Hayati S.P (Staff) dipercaya untuk menyumbangkan kemampuan mereka di unit lain, masing-masing sebagai Ka.Subbag Tata Usaha Fakultas Hukum (Syaiful) dan staff kepegawaian (Aisyah). Zul menyerahkan beberapa cinderamata kepada kedua staff tersebut sebagai bentuk penghargaan dan terimakasih atas etos dan semangat kerja yang disumbangkan oleh mereka selama mengabdi di FEB.

Syaiful Novra S.Kom dan Aisyah Hayati S.Pt saat menerima piagam penghargaan oleh Dekan FEB

Instruksi

1. Membayar uang pembuatan KTM ke Tata Usaha sebesar Rp. 60.000
2. Mengisi formulir pengajuan di halaman ini


Syarat Foto

1. Foto berbentuk file asli (bukan foto menggunakan HP)

2. Ukuran foto 3x4

3. Berfoto dengan posisi serong

4. Foto wajib menggunakan Jas Almamater
5. Latar Belakang Merah
6. FILE diberi nama dengan format berikut : Nama_NIM

Pengajuan Pembuatan KTM Baru

 

Verifikasi

Tata Cara Pengajuan Surat

1. Pastikan sudah membaca syarat surat terlebih dahulu
2. Pilih dan download format surat yang dibutuhkan,
3. Edit isi surat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mahasiswa masing-masing,
4. Cetak surat,
5. Minta tandatangan pejabat yang tertera di surat (Ka.Prodi/Dosen PA/dll),
6. Serahkan ke Pihak yang tertera di syarat surat

 

Silahkan download format surat dibawah sesuai kebutuhan

> Permohonan Data Fakultas Untuk Penelitian (Serahkan ke Tata Usaha)

> Permohonan Data Pra Proposal Penelitian (Serahkan ke Tata Usaha)

> Permohonan Data Tugas Mata Kuliah (Serahkan ke Tata Usaha)


> Permohonan Input Mata Kuliah / KRS (Serahkan ke Tata Usaha)


> Permohonan Kembali Kuliah Setelah Cuti (Serahkan ke BAAK)


> Permohonan Pindah Regular (Serahkan ke Tata Usaha)

> Permohonan Pindah Program Studi (Serahkan ke Tata Usaha)

> Permohonan Pindah Universitas (Serahkan ke Tata Usaha)


> Permohonan Pengunduran Diri (Serahkan ke Tata Usaha)

Permohonan Peminjaman

    Data Mahasiswa Peminjam

  • Data Buku Yang Akan Dipinjam

 

Verifikasi